4 Tips Sederhana Cara Menjadi Orang Tua yang Lebih Sabar

Cara Menjadi Orang Tua yang Lebih Sabar

Menjadi orang tua yang lebih sabar dapat membuat Anda menghadapi tantangan pengasuhan dengan lebih baik. a jika anak-anak sulit diatur. Rasa kesal sering datang saat kita menghadapi anak. Sebaliknya, kesabaran sangat penting untuk mengasuh dengan baik.1

Anak butuh kasih dan kesabaran kita untuk tumbuh. Penelitian tunjukkan bahwa anak-anak yang merasakan dukungan, cinta, dan sabar, punya otak yang kuat. Mereka juga jarang depresi dan baik di sekolah.2

Cara Menjadi Orang Tua yang Lebih Sabar

Kunci Utama

  • Memahami penyebab anak rewel atau nakal dan mencari solusi yang tepat
  • Mengendalikan diri dan emosi saat menghadapi tantangan pengasuhan
  • Membangun harapan yang realistis dan tidak menuntut kesempurnaan
  • Menjaga kesehatan mental dan fisik sebagai orangtua
  • Membangun hubungan yang erat dan komunikasi terbuka dengan anak

Memahami Penyebab Anak Rewel atau Nakal

Tanyakan pada Diri Sendiri Alasan di Balik Perilaku Anak

Kadang anak bisa bertingkah tidak sesuai yang diharapkan. Misalnya, mereka bisa jadi nakal atau rewel. Jadi, sebelum langsung marah, penting untuk bertanya pada diri sendiri. Kita perlu cari tahu apa yang mendasari perilaku anak kita.

Setiap anak punya alasan sendiri kenapa mereka melakukan hal-hal ini. Dan sebagai orangtua, kita harus memahami alasan tersebut. Sehingga kita bisa mengetahui maksud sebenarnya dari perilaku anak kita itu.3 Anak-anak sering kali meminta perhatian orangtua dengan cara yang berbeda.

Sama halnya ketika anak bersikap nakal, pasti ada alasan khusus dibalik itu. Jadi, sebelum menilai anak, lebih baik coba pikirkan dulu. Mungkin mereka sedang mencoba berkomunikasi dengan cara tersendiri.

Baca artikel lainnya : 7 Role Play sebagai Metode Belajar Efektif untuk Anak: Aktif dan Produktif

Perhatikan Tanda-Tanda Kesehatan Anak

Tidak hanya memahami perilaku, orangtua juga harus memperhatikan kesehatan anak.4Jika anak sering rewel, cek kondisi kesehatannya. Mungkin mereka sedang tidak enak badan, seperti saat terkena sariawan.

Akan tetapi, sariawan bisa membuat anak menjadi rewel. Ini karena mereka merasa sakit dan tidak nyaman. Untuk itu, obati sariawan dengan produk yang aman. Seperti Aloclair Plus, yang terbuat dari ekstrak lidah buaya. Dengan pengobatan yang benar, sariawan anak bisa lebih cepat sembuh. Sehingga, perilaku rewel mereka juga akan berkurang.

Mengendalikan Diri dan Emosi

Ketika anak tak terkendali, mengendalikan diri penting. Orangtua harus jaga emosi, tak boleh terpengaruh perilaku anak.

Saat stress, tarik napas panjang dan beristirahat sebentar. Boleh keluar ruangan, duduk di kamar, atau ke kamar mandi. Lakukan aktivitas tenang, misalnya yoga, untuk hilangkan rasa cemas.1

Dengan lebih tenang, emosi kita jadi terkontrol. Ini membantu saat anak sulit dihadapi.

Luangkan Waktu untuk Tenang

Mantra positif bantu atasi emosi naik. Saat ingin marah, katakan “Tenang” dalam hati. Ini bisa membuat kita lebih stabil.

Mantra positif membantu kita tetap tenang. Memungkinkan kita pikir rasional saat anak susah ditangani.5

Miliki Mantra atau Slogan Positif

Menenangkan diri adalah kunci. Jadi, bisa atasi anak yang rewel tanpa emosi. Ini sangat penting bagi orangtua.

Membangun Harapan yang Realistis

Jangan terlalu berharap jadi orangtua sempurna. Kita semua manusia dan bisa kehilangan kesabaran kadang. Yang penting, kita berusaha jadi orangtua terbaik yang mampu.6

Set keinginan yang realistis saat mengasuh anak. Fokus pada hal yang bisa kita lakukan dengan baik. Jadilah orangtua yang tahu kekurangan, tapi berusaha memberikan yang terbaik buat anak-anak.

harapan orang tua

Cara Menjadi Orang Tua yang Lebih Sabar

Jadi orangtua yang sabar butuh komitmen dan sering latihan. Misalnya, belajar sabar dengan menghitung hingga 10 saat anak rewel. Atau, tetap tenang saat anak kacau di rumah.7

Dengan latihan terus menerus, kita jadi bisa kontrol emosi. Kita juga lebih tenang menghadapi tantangan.

Luangkan Waktu untuk Diri Sendiri

Merawat kesabaran itu butuh kebahagiaan juga. Luangkan waktu buat hal yang kamu suka. Contohnya, keluar bersama teman atau santai di rumah.

Kita bisa stres dan jengkel kalau terlalu banyak tugas tanpa dihargai. Makanya, ambil waktu istirahat. Lakukan hal-hal yang menggembirakan. Kamu kembali bersiap, lagi ceria di hadapan anak-anak.

Minta Bantuan Orang Lain jika Diperlukan

Kalau merasa sulit mengatasi anak nakal, jangan takut minta tolong. Temukan ahli atau lembaga yang memang bisa bantu. Misalnya dokter anak, psikolog, atau terapis.8

Meminta bantuan bukan tanda kelemahan. Itu bagian dari usaha kita mencari solusi terbaik. Ini demi kebaikan anak, sebuah langkah bijak dan mulia.

Baca artikel lainnya : 10 Tips Memilih Mainan Edukatif yang Tepat untuk Anak: Lebih Bermakna

Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik

Minta bantuan dari orang lain sangat penting. Namun, orangtua juga harus menjaga kesehatan mental dan fisik. Ini membantu mereka tetap sabar saat mengasuh anak.9 Menurut Sonali Gupta, berbagai hal seperti meditasi dan jalan kaki adalah penting. Ini membantu dalam merawat diri kita.9 Hina Talib menyarankan hal-hal seperti yoga, peregangan, dan berbicara dengan keluarga itu bagian dari menjaga diri.

Berolahraga dan Aktivitas Menyegarkan

Beraktivitas fisik membantu meredakan stres dan mendatangkan ketenangan.9 Lisa Damour bilang, tidur yang baik membantu orang tua tetap sabar dan gembira.9 Menurut Hina Talib, menjaga kesehatan mental dan fisik membantu berkembang hubungan keluarga yang harmonis.

Berdoa dan Mencari Ketenangan Batin

Meditasi atau doa membantu orang tua mencapai ketenangan batin. Ini menjadikan mereka lebih siap hadapi tantangan dengan kepala dingin.9 Lisa Damour mencatat, merawat diri memungkinkan orang tua fokus dan lebih baik merespon kebutuhan anak-anak.9 Sonali Gupta menekankan, menjaga diri dalam keluarga meningkatkan penghargaan dan saling hormat.

Mempercayai bahwa Tuhan tidak akan memberi ujian melebihi yang dapat kita taklukkan, membantu orang tua tetap sabar dan positif. Doa membawa ketenangan batin, membantu mengelola emosi saat menghadapi tantangan pengasuhan.

kesehatan mental dan fisik

Membangun Hubungan Erat dengan Anak

Orangtua yang penuh cinta bisa dekat dengan anaknya melalui Parent Child Connectedness (PCC). PCC adalah hubungan emosional positif antara orangtua dan anak. Ini berarti ikatan bermakna dan kuat antara keduanya.10

Memahami Prinsip Parent Child Connectedness

PCC membantu anak merasa aman dan nyaman. Bahkan jika mereka tidak bersama orangtua. Ini juga membantu melindungi anak dari berbagai masalah, seperti kenakalan dan masalah pelajaran.10

 

Komunikasi Terbuka dan Penuh Kasih Sayang

Untuk memperkuat PCC, penting ada komunikasi terbuka dan kasih sayang. Orangtua perlu menunjukkan dukungan dan perhatian yang tulus kepada anak.10

 

Orangtua yang hangat dan peduli bisa membuat anak merasa aman. Hal ini membuat anak lebih mudah berbagi perasaan dan masalah mereka kepada orangtua. Jadi, komunikasi itu penting untuk membangun kepercayaan.10

 

Bersikap Dewasa dalam Mendisiplinkan Anak

Ketika anak salah, seorang orangtua harus tampil dewasa. Mereka harus mengajarkan anak tentang konsekuensi tindakannya. Namun, penting bagi konsekuensinya positif dan jangan sampai menyakiti anak secara fisik.

Memberikan Konsekuensi Positif

Hukuman positif, seperti dikurung atau membersihkan rumah, bisa diberikan.11 Orangtua harus tetap tenang. Mereka tidak boleh terbawa emosi saat memberi hukuman.

Mendiskusikan Kesalahan dengan Kepala Dingin

Setelah konsekuensi dilakukan, orangtua boleh mendiskusikan kesalahan.11 Mereka bisa menyatakan kekecewaan, kemudian menjelaskan cara yang benar.

Orangtua bisa juga ajak anak mencari solusi agar tidak ulang kesalahan.11 Namun, terus-menerus mengungkit kesalahan tidak baik. Anak butuh kesempatan untuk belajar dari kesalahan tanpa merasa tertekan atau malu.

Kesimpulan

Menjadi orangtua yang sabar itu sulit, tapi sangat penting. Ini untuk kesejahteraan anak. Ada beberapa tips yang bisa dicoba.

Mengerti kenapa anak berperilaku seperti itu salah satunya. Juga penting untuk menguasai emosi sendiri. Harapan realistis dan kesehatan mental serta fisik juga diperlukan. Hubungan yang dekat dengan anak juga membantu meningkatkan kesabaran.

Kesabaran sangat krusial dalam mendidik anak12. Jangan pernah berhenti berlatih. Dengan bersabar, anda akan jadi orangtua bijak dan contoh yang baik untuk anak-anak13.

FAQ

Bagaimana cara memahami penyebab anak rewel atau nakal?

Melihat tanda-tanda kesehatan anak perlu dilakukan. Misal, sariawan bisa buat anak jadi rewel. Terus, tanyakan kenapa anak bertindak seperti itu. Mengetahui alasannya dapat membantu.

Apa yang harus dilakukan saat merasa kewalahan menghadapi anak yang sulit?

Bagaimana mengontrol emosi sangat penting. Ini bisa dilakukan dengan teknik seperti bernapas dalam-dalam. Seringkali, mengambil jeda sebentar dapat membantu. Menyimpan mantra positif juga baik buat menenangkan diri.

Bagaimana membangun harapan yang realistis sebagai orang tua?

Tidak ada orang tua yang sempurna. Penting jangan terlalu berharap tinggi. Lakukan apa yang bisa, sekecil apapun itu. Yang terpenting, berusaha memberikan yang terbaik bagi anak-anak.

Apa yang dapat dilakukan agar menjadi orang tua yang lebih sabar?

Dampak positif dari kesabaran sangat besar. Rajinlah berlatih menjadi sabar. Ambil waktu untuk sendiri. Serta, jangan ragu minta bantuan orang lain jika merasa perlu.

Bagaimana menjaga kesehatan mental dan fisik sebagai orang tua?

Olahraga seperti berlari atau yoga bagus untuk meredakan stres. Doa juga bisa membantu menjaga ketenangan jiwa. Dengan begitu, kesehatan mental dan emosional tetap terjaga.

Apa yang perlu diperhatikan dalam membangun hubungan erat dengan anak?

Mengerti kebutuhan Parent Child Connectedness (PCC) penting. Sisipkan komunikasi yang hangat dan terbuka ke anak. Ini memastikan hubungan erat antara Anda dan sang buah hati.

Bagaimana bersikap dewasa dalam mendisiplinkan anak?

Berikan konsekuensi yang positif saat mengajar anak dari kesalahan. Saat berdiskusi, usahakan tetap tenang. Pendekatan dingin membantu anak belajar lebih efektif.

Link Sumber

  1. https://aloclair.id/article/calm-parenting-bagaimana-berlatih-menjadi-orangtua-yang-lebih-sabar-menghadapi-anak
  2. https://id.theasianparent.com/cara-menjadi-orang-tua-yang-sabar
  3. https://www.klikdokter.com/ibu-anak/tips-parenting/orang-tua-wajib-tahu-ini-penyebab-anak-menjadi-nakal
  4. https://hellosehat.com/parenting/anak-6-sampai-9-tahun/perkembangan-anak/penyebab-anak-nakal/
  5. https://www.halodoc.com/artikel/anak-rewel-ini-cara-menjadi-ibu-yang-sabar
  6. https://nakita.grid.id/read/024081765/bangun-hubungan-yang-kuat-simak-cara-sabar-dalam-mendidik-anak?page=all
  7. https://siapnikah.org/tips-menjadi-orangtua-yang-sabar/
  8. https://sahabatku.icreativelabs.com/artikel/31/tips-menjadi-orang-tua-yang-lembut-dan-sabar
  9. https://www.unicef.org/indonesia/id/kesehatan-mental/artikel/tips-merawat-diri-orang-tua
  10. https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/membangun-kedekatan-dan-hubungan-baik-antara-guru-dengan-siswa
  11. https://newfemme.co/artikel/detail/2496/membantu-anak-menjadi-disiplin-strategi-yang-efektif-untuk-orang-tua
  12. https://www.halodoc.com/artikel/5-cara-mengajari-kesabaran-pada-anak-sejak-dini
  13. https://akupintar.id/info-pintar/-/blogs/cara-menghormati-orang-tua-dan-guru

Share :

Open chat
1
Hello
Can we help you?